
Sudah 2 minggu ini RT 05 kampung angkringan menikmati manfaat dari pembuatan sumur resapan yang tersebar di seluruh penjuru RT. Jalanan antar gang yang tadinya sering terendam air dikala hujan deras kini tidak nampak lagi. Dulu, semenjak jalan menuju RT 05 di beton (sebelumnya jalan tanah biasa), air sering merendam jalan2 antar gang (meskipun cuma sebentar karena langsung mengalir ke kali code). Kini debit air kali code di saat hujan deras pun tidak sebesar sebelum ada sumur2 resapan yang dibuat dikampung2 bantaran kali code.
Sumur2 resapan dengan diameter 1 meter ini merupakan kerjasama masyarakat bantaran sungai dengan pemerintah kabupaten Sleman. Di RT 05 dengan kurang lebih 50 KK, dibuat 22 sumur resapan yang disebar pembuatannya diseluruh penjuru RT. Selain untuk menanggulangi banjir, sumur2 serapan tersebut pun digunakan sebagai kantong2 air yang membuat sumur2 milik warga tak lagi gampang habis.
Tapi untuk diterapkan di Jakarta katanya tidak cocok, katanya sih tanah2 di Jakarta sudah jenuh sehingga tidak bisa dijadikan serapan air lagi? but it worth to try right? kenapa tidak dicoba saja? toh tidak seluruh tanah di Jakarta yang kondisinya demikian. Apalagi kalo sumur2 resapan ini dibuat juga di daerah bogor yang katanya sering mengirim banjir, mungkin banjir di Jakarta bisa dikurangi.
Februari 14, 2008 at 4:22 am
kang popo buat juga nggak?
Maret 18, 2008 at 6:11 am
mas popo saya minta skema sumur resapannya dong. Saya memang sudah sejak lama mau bikin, riset di internet, tapi belum nemu yang pas ( di rumah dan di kantong). Matur nuwun.
Juni 13, 2009 at 1:41 pm
“Tapi untuk diterapkan di Jakarta katanya tidak cocok, katanya sih tanah2 di Jakarta sudah jenuh sehingga tidak bisa dijadikan serapan air lagi? but it worth to try right? kenapa tidak dicoba saja? toh tidak seluruh tanah di Jakarta yang kondisinya demikian. Apalagi kalo sumur2 resapan ini dibuat juga di daerah bogor yang katanya sering mengirim banjir, mungkin banjir di Jakarta bisa dikurangi.”
kayaknya sumur resapan bagusnya dibuat di daerah hulu kang popo, misalnya bogoro n puncak, sehingga kalo di atas hujan, air yang mengalir ke bawah sudah diresapkan dulu ketanah pake sumres. minimal dapat mengurangi elevasi muka banjir di daerah hilir…