Setelah insiden pemukulan terhadap wasit karate indonesia oleh empat polisi Malaysia, serta pengunduran diri tim karate indonesia dari keikutsertaannya di Kejuaraan Karate Asia, tidak ada pemberitaan mengenai hal tersebut maupun tindak lanjutnya. Hal senada disampaikan juga oleh beberapa mahasiswa indonesia di Kuala Lumpur, mereka mengatakan bahwasanya pemerintah Malaysia mengatur dengan ketat pemberitaan-pemberitaan oleh media dalam negeri mereka.

Tidak adanya permintaan maaf dari pihak kepolisian diraja Malaysia maupun pemerintah Malaysia telah membuat banyak pihak menjadi geram. Pernyataan pihak polisi diraja Malaysia yang menyatakan bahwasanya Donald Luther Colopita jatuh ke trotoar sehingga terluka dinilai sangat tidak masuk akal oleh Ketua Umum PB Forki Luhut Pandjaitan. Sebagaimana telah diberitakan bahwasanya Donald mengalami luka-luka di hampir sekujur tubuhnya.

“Atas kejadian ini, Indonesia tidak saja menarik diri dari Kejuaraan Karate yang diikuti 32 negara ini, tetapi juga akan membawa permasalahan ini ke Federasi Karatedo Dunia (WKF) ” papar Luhut.

Terkait :
Protes Pemukulan Wasit, Tim Karate Indonesia Mundur
DPR Kecam Insiden Pemukulan Wasit
Janji Adili Pemukul Wasit RI, Malaysia Tidak Minta Maaf
Anti-Malaysia Protest After Referee Assault