Roy Marten tertangkap tangan sedang mengkonsumsi shabu2, LAGI. Hanya orang bodoh dan orang yang bebal saja yang mau mengulangi kesalahannya di masa lampau. Seperti telah diberitakan oleh banyak media, bahwasanya suami dari Anna Maria Roy Marten ini tertangkap di sebuah hotel di Surabaya, tragisnya penangkapan ini dilakukan setelah sebelumnya beliau memberikan testimoninya pada acara yang diselenggarakan oleh BNN ( Badan Narkotika Nasional ) di Surabaya. Dalam acara tersebut Roy memberikan saran-saran dalam upaya memberi efek jera pada para pengguna narkoba khususnya mereka yang sudah ditahan, dengan mendukung adanya razia2 di lembaga pemasyarakatan tersebut.

Pihak keluarga dalam hal ini Gading Marten, tidak menyangkal bahwasanya Roy masih menggunakan narkoba setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan, dengan dalih untuk pengobatan dan dengan dosis yang dikurangi. This is what i call Bull Shit. Seperti telah dijelaskan oleh  Prof. Dr. Dadang Hawari bahwasanya tidak ada yang namanya pengobatan kecanduan dengan memberikan narkoba yang dikurangi dosisnya.

Keberadaan narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan sendiri bukan suatu hal yang baru. Menurut pengakuan tersangka Didit yang tertangkap bersama Roy, yang kebetulan dulu juga merupakan teman satu sel dari Roy di LP Cipinang, mengungkapkan bahwasanya dulu semasa di LP Cipinang mereka sering nyabu bareng. Bahkan berdasar pengakuannya shabu2 yang ada mereka pakai di hotel tersebut merupakan shabu2 yang berasal dari LP Cipinang. Nampaknya pemerintah harus segera bertindak dengan cepat dan tegas tentang hal ini.

Menurut sampeyan apakah Roy layak dihukum lebih berat dari hukuman sebelumnya ?😀