Februari 2008


Begini nih kalo punya mentri kesehatan yang oon. Bukannya mengedepankan obyektifitas dan memajukan kesehatan malah ngomong seenaknya saja. Seharusnya dia bisa bersikap lebih arif dan bijaksana dengan menindaklanjuti hasil penelitian IPB terkait beberapa Susu untuk bayi dibawah 1 tahun yang tercemar bakteri enterobacter sakazakii. Padahal bisa jadi kasusnya sudah menyebar di masyarakat namun mereka tidak mengetahuinya.

Yang terjadi malah menkes mempertanyakan kenapa harus di bogor bukan di klaten, toh sekarang tidak ada wabah enterobacter! Sungguh pernyataan yang sangat naif. Apa ibu menkes tidak tahu kalo susu itu ada banyak mereknya? wong dari 22 merek yang tercemar ada 5, ya jelas gak bakalan mewabah. Kalo susunya cuma ada 2 merek trus yang tercemar salah satu, besar kemungkinan akan mewabah. Apa bu menkes tidak bisa berhitung? Ini malah bu menkes mempertanyakan kenapa penelitiannya di Bogor, siapa penyandang dananya dsb.

Ini beberapa komentar masyarakat di detik.com

Menteri goblok, ngomong sembarangan, emang harus mencret baru di test, lagian E. sakazakii tidak menimbulkan mencret2, tetapi meningitis, demam, tachycardia. Ganti aja tuh MenKes.

Begini nih komentar orang yang tidak mau disalahkan. Mau penelitian dilakukan dimana kek, ya ga masalah, selama metode dan alat penelitiannya benar. Trus apa haru nunggu ada kasus dulu baru rame-rame cari penyebabnya. Apa salahnya diteliti dari awal sebagai upaya pencegahan. Kalau cuma mau klarifikasi silahkan, tapi tidak perlu pake alasan “kenapa penelitiannya di bogor, bukan di klaten”. Aya-aya wae ^_^

Menkes gak punya otak kalo bicara mbok yang bener bicara itu harus yang arif, blom tentu yang di bogor itu salah. Dasar menkes ndeso tahunya cuma klaten Anakku tuh mencret2 setelah minum nutrilon coba cek dulu kebenarannya jangan asal ngomong ITU MERAGUKAN” tak sumpel pake sepatu entar mulutmu

Klo ibu menkes bijak, bukan di ragukan bu, tetapi ibu langsung ke IPB, check dong, jangan cuma ngomong doank. Coba klo bener ? apa ibu menkes mau tanggung jawab. Ngomong koq gak pake otak segh ! Udah gitu pake di tutupi lagi, takut gak dapet dana dari produsen susu bu ? Ibu-ibu udah resah dengan susu, ibu menkes masih sibuk nyasak rambut aja, SHAME ON U !

Iklan

Wikipedia Indonesia
Sebenarnya udah beberapa kali nulis artikel di Wikipedia Indonesia, meskipun cuma artikel tentang daerah tertentu saja. Terakhir cuma nglengkapin tulisan tentang kampung angkringan tempatku tinggal, itupun cuman nambahin sedikit sekali. Kenapa tergerak buat ngajakin nulis di Wikipedia Indonesia? Awalnya beberapa hari yang lalu, adiknya bojoku nyari2 artikel sejarah di internet, trus aku saranin masuk aja wikipedia, waktu masuk ke wikipedia indonesia ternyata sangat jauh dari harapannya (waktu itu dia lagi nyari2 profile dari mantan wapres Adam Malik), trus aku saranin masuk wikipedia yang bahasa inggris, dan ternyata di sana sangat2 komplit. Koq bisa ya? padahal Pak Adam Malik kan bagian dari sejarah bangsa Indonesia, tapi koq artikelnya lebih komplit di layanan Wikipedia berbahasa inggris? Apa kita tidak mampu menulisnya?

Sampai dengan tulisan ini dibuat Wikipedia Indonesia memuat 77.401 artikel dengan 56.741 pengguna terdaftar. Jadi 1 pengguna rata2 hanya menulis 1,364 artikel, ini jelas sangat2 menyedihkan.

Trus apa sih yang harus ditulis?

tulislah sesuai kategori yang ada,

darimana artikelnya kita dapat?

bukankah ada wikipedia berbahasa inggris? paling tidak kita bisa mentranslate saja artikel2 yang ada. Dengan jumlah blogger indonesia sekarang saya yakin kita bisa menyumbang pengetahuan untuk anak cucu kita.

Ayo menulis di Wikipedia Indonesia!

Ar-Ruum : 41Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
QS : Ar-Ruum : 41

Belum lepas dari ingatan kita saat PT Lapindo Brantas dimenangkan di Pengadilan dari gugatan atas dirinya oleh Walhi terkait kelalaian yang menyebabkan terjadinya peristiwa meluapnya lumpur di Porong, Sidoarjo. Kini, status dari peristiwa tersebut-pun diperdebatkan oleh para anggota dewan yang terhormat. Hal ini berawal dari Tim Pengawas Penanganan Dampak Semburan Lumpur Lapindo bentukan Dewan Perwakilan Rakyat yang menyatakan bahwa semburan lumpur panas di Sidoarjo adalah bencana alam dan tidak ada kaitannya dengan kegiatan manusia. Anggota tim pengawas bentukan DPR itu mengaku memberikan laporan berdasarkan hal-hal yang telah menjadi fakta.

Nuansa politis sangat kental sekali dari pernyataan2 anggota hewan dewan yang terhormat, yang sekali lagi menggunakan bukti2 yang bertentangan dengan bukti yang ada dari pakar geologi baik lokal maupun mancanegara. Sekali lagi mereka menyalahkan gempa di Yogya yang menurut mereka membuat retakan2 di sumur Lapindo. Padahal menurut ahli Geologi Jepang Prof Mori, posisi lumpur Lapindo di Sidoarjo ternyata berada jauh di luar episentrum gempa yang terjadi di Yogyakarta. Artinya, getaran yang sampai ke Sidoarjo tidak cukup kuat untuk dapat menimbulkan aktivitas gunung api lumpur (mud volcano).

Keuntungan yang bisa diambil PT Lapindo Brantas Inc, dari pengalihan status ke bencana alam ini adalah berkurangnya biaya yang akan mereka keluarkan terkait ganti-rugi terhadap korban lumpur Lapindo. Seperti halnya gempa di Yogyakarta, pemerintah hanya memberikan bantuan sekedarnya untuk membantu pemulihan pasca gempa. Begitu pula apa yang akan terjadi di Porong, Sidoarjo jika lumpur Lapindo ini dinyatakan sebagai bencana alam.

Terima Kasih kepada beberapa fraksi di DPR yang masih memperjuangkan hak2 korban lumpur Lapindo, dan saya menyampaikan laknatullahu alaik kepada para anggota hewan dewan yang terhormat yang masih saja membela PT Lapindo Brantas Inc.

Artikel terkait:
Kemesraan DPR kepada Lapindo
Semburan Lumpur Akibat Kesalahan Lapindo

Setelah sekian lama bertahan dengan besaran uang makan yang pas2an, akhirnya datang juga berita yang menggembirakan. Kemaren Aa Tono (sesama buruh ketik) memberitahu bahwasanya telah dibagiken rapelan uang makan yang mana daripada gak adanya yang mana, yang besarnya sama dengan besaran uang makan bulan kemaren. Ini berarti jatah uang makan buat para buruh seperti saya ini telah dinaikkan dua kali lipat oleh para ndoro2 mengingat semakin mahalnya harga kebutuhan barang pokok di masyarakat.

Bojoku tentu saja sangat gembira mendengar berita ini, ditanggapinya dengan kata2

Kang, nanti pulang kerja jangan lupa beli susu buat genduk (panggilan untuk anak perempuanku) ya, biar gak usah minum air tajin lagi

Betul kata bojoku, kesehatan keluarga harus diutamakan, meskipun semuanya serba pas2an. Tadinya kelebihan dari rapelan itu mo tak buat servis motor butut yang udah berbulan2 gak diservis, tapi gak papa lah, dalam bahasa londonya ‘Family comes first’, utamakan kebutuhan keluarga baru kebutuhan pribadi. Sapa tahu bulan depan honor ngetik-ku juga ikut dinaikkan, secara harga karbon juga naik.

Di tempat sampeyan jatah uang makannya naik ndak?

*masih bermimpi ada tunjangan lagi yang naik bulan ini 🙂

Sumur Resapan di samping rumah
Sudah 2 minggu ini RT 05 kampung angkringan menikmati manfaat dari pembuatan sumur resapan yang tersebar di seluruh penjuru RT. Jalanan antar gang yang tadinya sering terendam air dikala hujan deras kini tidak nampak lagi. Dulu, semenjak jalan menuju RT 05 di beton (sebelumnya jalan tanah biasa), air sering merendam jalan2 antar gang (meskipun cuma sebentar karena langsung mengalir ke kali code). Kini debit air kali code di saat hujan deras pun tidak sebesar sebelum ada sumur2 resapan yang dibuat dikampung2 bantaran kali code.

Sumur2 resapan dengan diameter 1 meter ini merupakan kerjasama masyarakat bantaran sungai dengan pemerintah kabupaten Sleman. Di RT 05 dengan kurang lebih 50 KK, dibuat 22 sumur resapan yang disebar pembuatannya diseluruh penjuru RT. Selain untuk menanggulangi banjir, sumur2 serapan tersebut pun digunakan sebagai kantong2 air yang membuat sumur2 milik warga tak lagi gampang habis.

Tapi untuk diterapkan di Jakarta katanya tidak cocok, katanya sih tanah2 di Jakarta sudah jenuh sehingga tidak bisa dijadikan serapan air lagi? but it worth to try right? kenapa tidak dicoba saja? toh tidak seluruh tanah di Jakarta yang kondisinya demikian. Apalagi kalo sumur2 resapan ini dibuat juga di daerah bogor yang katanya sering mengirim banjir, mungkin banjir di Jakarta bisa dikurangi.

Baru sehari diguyur hujan, ibukota Jakarta sudah terendam banjir dimana2. Landasan pacu bandara sukarno-hatta pun sampai kebanjiran sehingga bandara sempat ditutup sementara. Sampe2 mobil dinas presiden terpaksa diderek karena mogok setelah melintasi wilayah banjir. Banjir di ibukota Jakarta bukan lagi menjadi siklus 5 tahunan, 4 tahunan, 3 tahunan, 2 tahunan, namun sudah terjadi tiap tahun. Upaya pemerintah DKI Jakarta belum bisa mengatasi banjir yang melanda Jakarta tiap tahunnya. Pertumbuhan pembangunan gedung2 di Jakarta tidak sebanding dengan public space sebagai daerah resapan yang ada di Jakarta.

Banjir yang melanda Jakarta hari ini ( 1 Februari 2008) masih akan diperparah oleh banjir kiriman dari daerah bogor yang akan sampai ke wilayah kota pada sore hari ini. Untung saja temen2 kantor yang kemaren dinas ke Jakarta udah pada pulang. Banjir diperkirakan akan terus menggenangi wilayah Jakarta di awal Februari ini. Jakarta terapung, Jakarta terendam, Jakarta kebanjiran, OK OK.

Sudah saatnya memikirkan kemungkinan untuk memindah ibukota negara ini. Paling tidak di daerah yang bebas banjir, tidak macet, tingkat kriminalitas rendah, ketersediaan air bersih, dsb. Dulu mantan Presiden Soekarno pernah mengusulkan daerah Palangkaraya untuk dijadikan ibukota negara. Tidak ada salahnya untuk memikirkan kemungkinan itu.

Ah sudah lah, wong aku cuma ngelantur.