Beberapa hari yang lalu terjadi percakapan antara saya dengan temen ngegame saya dari negara tetangga di facebook yang membuat saya merenung. “You’re so damn lucky to be Indonesian, I wish I’m Indonesian”. Wew baru kali ini ada orang singapore ngomong kayak gitu. Perlu ditabok kali ya ini orang, lha wong dia tinggal di apartemen yang mewah plus salarynya juga menggiurkan koq malah pingin jadi orang Indonesia.

“Indonesia is a superpower country, but most of Indonesian didn’t recognize that”. Superpower dari hongkong batinku, lha wong nilai mata uangnya aja jauh di bawah mata uang negara2 disekitarnya. “Your country is so damn rich,  what bothering me is why a lot of your people still suffering”.

Teman saya menggambarkan bahwasanya negerinya tanpa Indonesia tidak berarti apa2, kita tahu bahwa singapura melakukan perluasan wilayahnya dengan mengambil pasir dari Indonesia. Dia juga mengatakan lebih dari lima ratus ribu orang Indonesia berwisata ke singapura setiap bulannya. Saya jadi teringat bahwasanya Singapura membeli air dari Malaysia, mereka benar2 hanya mengandalkan perdagangan dan pariwisata. Begitu besarnya nasionalisme mereka sehingga dari tingkat pendidikan terendahpun sudah diajari bagaimana menghemat resource yang ada. Anda bisa membayangkan di TK anak2 sudah diajari bagaimana menghemat air untuk sekedar cuci tangan dan memberi penjelasan kepada mereka bahwasanya mereka membeli air dari Malaysia ?.

“The world need Indonesia, but Indonesia doesn’t need the world”. Selama ini kita takut akan embargo ekonomi dari negara2 besar seperti Amerika. Padahal sebaliknya mereka sangat takut mengembargo Indonesia. Di saat filipina, malaysia dan singapura kekurangan beras, negara kita adem ayem karena stok beras kita melimpah ruah, impor beras yang selama ini dilakukan sebenarnya tidak perlu dilakukan jika kita ingin mensejahterakan petani. Andai saja Amerika melakukan embargo ekonomi terhadap Indonesia maka ekonomi Amerika pun akan jatuh. Indonesia adalah importir terbesar gandum dari Amerika, dan pabrik terbesar gandum di dunia pun ada di Indonesia.

Indonesia adalah paru2 dunia, bayangkan jika paru2 itu kita bakar, maka batuklah negara2 sekitar kita. Hehe. Dunia harus membayar / memberikan kompensasi pada Indonesia karena kita merawat paru2 dunia. Negara kita sungguh kaya namun nampaknya kita hanya mentelantarkannya. Jika saja kita mau mandiri dan tidak bergantung kepada negara lain saya yakin kita akan menjadi salah satu negara superpower dunia. Bah ! kalo saja ada orang2 yang duduk pemerintahan sadar akan hal ini. Kalo saja pemerintah lebih care kepada para petani. Kalo saja tidak ada korupsi dijajaran pemerintah atopun lembaga legislatif kita.