Uncategorized


Entah kenapa akhirnya saya terjerembab ke dalam keterbingungan politik (kosakatanya bener gak ya?), saya bukan tipe orang yang taklid/fanatik secara mambabi ngepet terhadap satu kandidat capres/cawapres. Saya juga bukan orang yang cuma bisanya cuma ikut2an saja. Saya cuma rakyat kecil yang pingin negeri ini menjadi negeri yang gemah ripah loh jinawi, aman, damai, makmur dan sejahtera.

Saya belum memutuskan siapa yang akan saya pilih tgl 8 Juli nanti … atau mungkin bisa saja saya memutuskan untuk tidak datang ke TPS.  Saya khawatir negeri ini jatuh ke pihak yang salah. Bukankah kekhawatiran saya berdasar ? Seandainya pemimipin negeri ini hanya dipilih melalui forum musyawarah para alim (cendekiawan) dan ulama (pemuka agama) terpilih (bukan DPR/MPR sekarang lho) tentunya kekhawatiran saya tidak sebesar ini.

Swing Votter seperti saya ini paling2 hanya bisa memilih yang terbaik diantara yang jelek, dan itu pun saya masih bingung untuk memilih siapa.

So, who’s your President ?

Iklan

kampanye damai pemilu indonesia 2009
Sampeyan udah pernah ikut SEO Contest blom? Kalo blom pernah tidak  ada salahnya untuk menjajal kadigdayan di Pogung177 SEO Contest yang mengambil kata “Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009” sebagai kata kunci yang akan dipertandingkan. Peraturannya cukup sederhana yaitu : Tidak ada Peraturan. Kontes ini berlangsung selama kurang lebih 3 bulan.

Lumayan lho hadiahnya, hadiah pertama berupa uang tunai sebesar 5 juta ++ . Monggo sedoyo mawon, pakdhe, mbokdhe, kang mas, mbakyu rame rame ikutan kontes SEO lokal. Mari kita ramaikan jagad per-SEO-an lokal kita. Saya cukup dukung temen aja dari jauh, wong saya ndak dong babar pisan masalah SEO. 🙂

Akan kita kita lihat siapakah yang lebih jago dalam ber-kampanye apakah dia seorang Blogger ato seorang Juru Kampanye

Bush Obama They Were The same Person

Same person ? … same personality ? Who knows?

Beberapa hari yang lalu terjadi percakapan antara saya dengan temen ngegame saya dari negara tetangga di facebook yang membuat saya merenung. “You’re so damn lucky to be Indonesian, I wish I’m Indonesian”. Wew baru kali ini ada orang singapore ngomong kayak gitu. Perlu ditabok kali ya ini orang, lha wong dia tinggal di apartemen yang mewah plus salarynya juga menggiurkan koq malah pingin jadi orang Indonesia.

“Indonesia is a superpower country, but most of Indonesian didn’t recognize that”. Superpower dari hongkong batinku, lha wong nilai mata uangnya aja jauh di bawah mata uang negara2 disekitarnya. “Your country is so damn rich,  what bothering me is why a lot of your people still suffering”.

Teman saya menggambarkan bahwasanya negerinya tanpa Indonesia tidak berarti apa2, kita tahu bahwa singapura melakukan perluasan wilayahnya dengan mengambil pasir dari Indonesia. Dia juga mengatakan lebih dari lima ratus ribu orang Indonesia berwisata ke singapura setiap bulannya. Saya jadi teringat bahwasanya Singapura membeli air dari Malaysia, mereka benar2 hanya mengandalkan perdagangan dan pariwisata. Begitu besarnya nasionalisme mereka sehingga dari tingkat pendidikan terendahpun sudah diajari bagaimana menghemat resource yang ada. Anda bisa membayangkan di TK anak2 sudah diajari bagaimana menghemat air untuk sekedar cuci tangan dan memberi penjelasan kepada mereka bahwasanya mereka membeli air dari Malaysia ?.

“The world need Indonesia, but Indonesia doesn’t need the world”. Selama ini kita takut akan embargo ekonomi dari negara2 besar seperti Amerika. Padahal sebaliknya mereka sangat takut mengembargo Indonesia. Di saat filipina, malaysia dan singapura kekurangan beras, negara kita adem ayem karena stok beras kita melimpah ruah, impor beras yang selama ini dilakukan sebenarnya tidak perlu dilakukan jika kita ingin mensejahterakan petani. Andai saja Amerika melakukan embargo ekonomi terhadap Indonesia maka ekonomi Amerika pun akan jatuh. Indonesia adalah importir terbesar gandum dari Amerika, dan pabrik terbesar gandum di dunia pun ada di Indonesia.

Indonesia adalah paru2 dunia, bayangkan jika paru2 itu kita bakar, maka batuklah negara2 sekitar kita. Hehe. Dunia harus membayar / memberikan kompensasi pada Indonesia karena kita merawat paru2 dunia. Negara kita sungguh kaya namun nampaknya kita hanya mentelantarkannya. Jika saja kita mau mandiri dan tidak bergantung kepada negara lain saya yakin kita akan menjadi salah satu negara superpower dunia. Bah ! kalo saja ada orang2 yang duduk pemerintahan sadar akan hal ini. Kalo saja pemerintah lebih care kepada para petani. Kalo saja tidak ada korupsi dijajaran pemerintah atopun lembaga legislatif kita.

Setelah lama tidak dapat kartu lebaran, mendadak kemaren ada surat datang berisikan kartu lebaran dari YogYES

Kartu Lebaran + Sticker YogYES.com

Kartu Lebaran + Sticker YogYES.com

Terima kasih buat YogYES.com. Selamat Hari Raya Aidil Fitr 1429 H


Mungkin kalo sampeyan baca judulnya teringat dengan judul seri Avatar the Last Air Bender. Padahal yang tak maksud disini adalah mulai bermunculannya avatar episode terbaru dalam waktu yang cukup singkat 😀 , that’s why i called it Avatar’s Day alias hari mengunduh/mendownload Film seri Avatar Terbaru.

Berikut adalah seri2 terbaru yang telah muncul di Book 3:

  1. Episode 16 : Southern Riders
  2. Episode 17 : Ember Island Players
  3. Episode 18-21 : Sozin’s Comet

Oh iya Avatar tamat sampai di sini, what a touching story 🙂

Selengkapnya bisa di unduh di sini . Selamat mengunduh 😀

Lupakan hingar bingar perpolitikan kita yang tidak jelas juntrungannya, dan berhentilah berharap pemerintah akan membantu perekonomian rakyatnya selagi masih banyak kasus korupsi yang merajalela. Kita masih bisa tetap bangkit di masa ekonomi sulit seperti sekarang ini. Masih banyak peluang usaha yang bisa dikerjakan agar kita tidak berpangku tangan mengharap bantuan dari orang lain.

Salah satunya adalah usaha barang rongsokan atau barang bekas. Tulisan ini terinspirasi dari hasil wawancara saya dengan pelaku usaha barang rongsokan dan barang bekas. Sebut saja pak Sani, kesehariannya dia berdagang bakso pikulan. Pagi hari ke pasar beli daging, trus digiling di tempat penggilingan daging langganannya, untuk kemudian dijual pada siang harinya. Dan tidak sampe sore hari dagangannya biasanya sudah habis.

Pak Sani juga nyambi sebagai tukang pijit, istrinya juga bekerja serabutan terkadang juga jadi tukang pijit khusus wanita. Suatu hari saat memijit saya dia bercerita tentang sepak terjangnya dibisnis barang rongsokan yang menurutnya sangat menguntungkan (meski dia tidak menyebut nominalnya).

Barang2 yang menurut dia sangat tinggi harga jualnya salah satunya adalah besi rongsokan, namun barang tersebut susah didapat. Kemudian disusul plastik dan kertas/koran bekas. Berbeda dengan besi rongsokan, kertas/koran bekas lebih gampang didapatkan mengingat pak sani tinggal dekat dengan lingkungan kampus dan perkantoran serta daerah yang padat penduduk. Sembari menjajakan dagangannya biasanya pak Sani juga menawarkan jasa pembelian barang bekas/rongsokan yang dimiliki warga. Meskipun penghasilannya dari bisnis barang bekas/rongsokan ini lebih besar ketimbang berjualan bakso, pak Sani tetap berjualan bakso seperti biasanya.

Lain lagi dengan tetangga bulik saya di daerah gamping sana, seorang mahasiswa asal cirebon justru menjadikan bisnis besi rongsokan ini sebagai mata pencahariannya, bahkan dia telah memiliki 10 pegawai yang dia pekerjakan untuk membantunya. 😀

Laman Berikutnya »